Selasa, 04 Agustus 2015

BIBIT JABON MERAH (Antocephalus machropyllus) Rp. 4,500/PRANGKO JABAR

Jabon Merah (Antocephalus machropyllus)
Jabon Merah (Antocephalus machropyllus) merupakan salah satu tanaman cepat tumbuh (fast growing species), tinggi tanaman mencapai 40 meter dengan batang bundar dan tegak lurus dengan lingkar batang mencapai 150 cm (diameter 50 - 60 cm). Jabon Merah merupakan tanaman pioner yang toleran cahaya sehingga dapat hidup dibawah naungan sekalipun. Dapat hidup di ketinggian 100-1000 mdpl dan yang terpenting adalah tanaman ini siap panen pada umur 6 sampai 10 tahun.
Pada umur 10 tahun rata-rata volume dalam satu pohon adalah 0,8 - 1,0 m3 bahkan bisa lebih untuk perawatan maksimal.
Kemampuan menahan dan menyimpan air sangat tinggi sehingga cocok untuk menahan tanah dari bahaya erosi, mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah besar, dapat dibuat veneer untuk Face-Back pada produk plywood menggantikan meranti dan kayu alam lainnya, dapat dipakai untuk perkakas rumah tangga, bahan bangunan dan pertukangan, da kualitas kayu jauh lebih baik daripada sengon. 

BIBIT JATI (Tectona grandis. Linn. f) VEGETATIF Rp. 15,500/PRANGKO JABAR

 JATI (Tectona grandis. Linn. f)
Kultur jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril. Metode kultur jaringan dikembangkan untuk membantu memperbanyak tanaman, khususnya untuk tanaman yang sulit dikembangbiakkan secara generatif. 
Bibit Jati (Tectona grandis. Linn. f) yang dihasilkan dari kultur jaringan mempunyai beberapa keunggulan yaitu : mempunyai sifat yang identik dengan induknya, dapat diperbanyak dalam jumlah yang besar, kesehatan dan mutu bibit lebih terjamin, dan yang terpenting kecepatan tumbuh bibit lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan konvensional.